Showing posts with label REMAJA. Show all posts
Showing posts with label REMAJA. Show all posts

Wednesday, August 1, 2012

Pentingnya Personal Hygiene


1.      Kebersihan diri atau personal hygiene.
Kebersihan diri membantu mengurangi sumber infeksi dan meningkatkan perasaan nyaman pada Anda. Untuk menjaga kebersihan diri dengan cara mandi yang teratur minimal 2 kali sehari, mengganti pakaian dan alas tempat tidur serta lingkungan dimana Anda tinggal.
Anda harus tetap bersih, segar dan wangi. Merawat alat kelamin dengan baik dengan menggunakan antiseptik dan selalu diingat bahwa membersihkan vagina dari arah depan ke belakang.
a.       Pakaian
Sebaiknya pakaian terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat karena produksi keringat menjadi banyak. Produksi keringat yang tinggi berguna untuk menghilangkan ekstra volume saat hamil. Sebaiknya, pakaian agak longgar di daerah dada sehingga payudara tidak tertekan dan kering. Demikian juga dengan pakaian dalam, agar tidak terjadi iritasi (lecet) pada daerah sekitarnya akibat lochea.
b.      Kebersihan rambut
Anda mungkin akan mengalami kerontokan rambut akibat gangguan perubahan hormon sehingga keadaannya menjadi lebih tipis dibandingkan keadaan normal. Jumlah dan lamanya kerontokan berbeda-beda antara satu wanita dengan wanita yang lain. Meskipun demikian, kebanyakan akan pulih setelah beberapa bulan. Cuci rambut dengan conditioner yang cukup, lalu menggunakan sisir yang lembut. Hindari penggunaan pengering rambut.
c.       Kebersihan kulit
Ekstra cairan tubuh yang dibutuhkan saat hamil akan dikeluarkan kembali melalui air seni dan keringat untuk menghilangkan pembengkakan pada wajah, kaki, betis, dan tangan ibu. oleh karena itu, dalam minggu-minggu pertama setelah melahirkan, ibu akan merasakan jumlah keringat yang lebih banyak dari biasanya. Usahakan mandi lebih sering dan jaga agar kulit tetap kering.
d.      Kebersihan vulva dan sekitarnya.
Ø  Mengajarkan membersihkan daerah kelamin dengan cara membersihkan daerah di sekitar vulva terlebih dahulu, dari depan ke belakang, baru kemudian membersihkan daerah sekitar anus. Bersihkan vulva setiap kali buang air kecil atau besar.
Ø  Untuk mengganti pembalut atau kain pembalut setidaknya dua kali sehari. Kain dapat digunakan ulang jika telah dicuci dengan baik dan dikeringkan di bawah matahari atau disetrika.
Ø  Untuk mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan sesudah membersihkan daerah kelaminnya.
Untuk mencegah infeksi, meningkatkan rasa nyaman dan mempercepat penyembuhan. Dapat dilakukan dengan cara mencuci daerah genital dengan air dan sabun setiap kali habis BAK/BAB yang dimulai dengan mencuci bagian depan, baru kenudian daerah anus. Sebelum dan sesudahnya ibu dianjukan untuk mencuci tangan. Pembalut hendaknya diganti minimal 2 kali sehari. Bila pembalut yang dipakai ibu bukan pembalut habis pakai, pembalut dapat dipakai kembali dengan dicuci, dijemur dibawah sinar matahari dan disetrika.

2.      Istirahat dan tidur
Istirahat dan tidur merupakan kebutuhan dasar yang mutlak harus dipenuhi oleh semua orang. Dengan istirahat dan tidur yang cukup,tubuh baru dapat berfungsi secara optimal. Istirahat dan tidur sendiri memiliki makna yang berbeda pada setiap individu. Secara umum,istirahat berartisuatu keadaan tenang,relaks,tanpa tekanan emosional,dan bebas dari perasaan gelisah. Jadi,beristirahat bukan berarti tidak melakukan aktivitas sama sekali. Terkadang,berjalan-jalan di taman juga bisa dikatakan sebagai suatu bentuk istirahat.
Sedangkan tidur adalah status perubahan kesadaran ketika persepsi dan reaksi individu terhadap lingkungan menurun. Tidur dikarakteristikkan dengan aktifitas fisik yang minimal,tingkat kesadaran yang bervariasi, perubahan proses fsiologis tubuh,dan penurunan respons terhadap stimulus eksternal. Hampir sepertiga dari waktu kita,kita gunakan untuk tidur. Hal tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa tidur dapat memulihkan atau mengistirahatkan fisik setelah seharian beraktivitas,mengurangi stress dan kecemasan,serta dapat meningkatkan kemampuan dan konsenterasi saat hendak melakukan aktivitas sehari-hari.
Istirahat yang memuaskan bagi ibu yang baru melahirkan merupakan masalah yang sangat penting sekalipun tidak mudah dicapai. Keharusan ibu untuk beristirahat sesudah melahirkan memang tidak diragukan lagi, kehamilan dengan beban kandungan yang berat dan banyak keadaan yang mengganggu lainnya, pekerjaan bersalin, bukan persiapan yang baik dalam menghadapi kesibukan yang akan terjadi. Padahal hari-hari postnatal akan dipenuhi oleh banyak hal, begitu banyak yang harus dipelajari, ASI yang diproduksi dalam payudara, kegembiraan menerima kartu ucapan selamat, karangan bunga, hadiah-hadiah serta menyambut tamu dan juga kekhawatiran serta keprihatinan yang tidak ada kaitannya dengan situasi ini. Jadi, dengan tubuh yang letih dan mungkin pula pikiran yang sangat aktif, ibu sering perlu diingatkan dan dibantu agar mendapatkan istirahat yang cukup.
Kegunaan atau fungsi dari Tidur yang cukup :
1.      Regenerasi sel-sel tubuh yang rusak menjadi baru.
2.      Memperlancar produksi hormon pertumbuhan tubuh.
3.      Mengistirahatkan tubuh yang letih akibat aktivitas seharian.
4.      Meningkatkan kekebalan tubuh kita dari serangan penyakit.
5.      Menambah konsentrasi dan kemampuan fisik.

Fase / Tahapan Tidur Seseorang :
Ø  Awal
Ø  Non rapid eyes movement (non-rem)
Ø  Rapid Eyes Movement (rem)
Ø  Dream Sleep

Pola istirahat
a.       Anjurkan untuk istirahat cukup untuk mencegah kelelahan yang berlebihan
b.      Sarankan untuk kembali ke kegiatan-kagiatan rumah tangga biasa secara perlahan-lahan

Katakan Tidak Pada Keputihan


A.    Latar Belakang
Ada pepatah yang mengatakan “Men Sana In Corpore Sano”, yang artinya dalam tubuh yang sehat, akan terdapat jiwa yang sehat. Akan tetapi masih banyak juga orang yang sakit dan biasanya karena pola hidup mereka sendiri yang kurang baik dan kebiasaan yang kurang baik sehingga dapat melemahkan dan merusak tubuh. Perihal kesehatan cukup mudah untuk dipahami, akan tetapi masih banyak orang yang sakit karena kurangnya pengetahuan tentang arti kesehatan ataupun karena lalai.
Dalam pelayanan segala kebutuhan yang diperlukan telah siap sedia, seperti pelayanan akomodasi, restoran, bar, fitness center, transportasi, dsb. Semua fasilitas ini tidak hanya menampilkan mutu, citarasa masakan, kenyamanan saja, akan tetapi factor yang sangat penting adalah menyangkut kenyamanan dan kepastian atau jaminan kebersihan untuk kesehatan sesuai tujuan orang menikmati fasilitas tersebut demi kelangsungan hidupnya yaitu “hygiene dan Sanitasi” (kesehatan dan kebersihan). Untuk itu dalam mengelola seluruh fasilitas yang ditawarkan secara professional haruslah sesuai dengan aturan kesehatan yang berlaku, sehingga pengguna jasa mendapatkan kenikmatannya sendiri dengan jaminan kesehatan. Pada akhirnya terjadilah dalam usaha bisnis hotel, restoran dan catering persaingan dalam kualitas atau mutu pelayanan yang mencakup kebersihan sebagai jaminan kesehatan.


B.     Hygiene
Kata “hygiene” berasal dari bahasa Yunani yang artinya ilmu untuk membentuk dan menjaga kesehatan (Streeth, J.A. and Southgate,H.A, 1986). Dalam sejarah Yunani, Hygiene berasal dari nama seorang Dewi yaitu Hygea (Dewi pencegah penyakit). Arti lain dari Hygiene ada beberapa yang intinya sama yaitu:
Ø  Ilmu yang mengajarkan cara-cara untuk mempertahankan kesehatan jasmani, rohani dan social untuk mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi.
Ø  Suatu pencegahan penyakit yang menitikberatkan pada usaha kesehatan perseorangan atau manusia beserta lingkungan tempat orang tersebut berada.
Ø  Keadaan dimana seseorang, makanan, tempat kerja atau peralatan aman (sehat) dan bebas pencemaran yang diakibatkan oleh bakteri, serangga, atau binatang lainnya.
Ø  Menurut Brownell, hygine adalah bagaimana caranya orang memelihara dan melindungi kesehatan.
Ø  Menurut Gosh, hygiene adalah suatu ilmu kesehatan yang mencakup seluruh factor yang membantu/mendorong adanya kehidupan yang sehat baik perorangan maupun melalui masyarakat.
Ø  Menurut Prescott, hygiene menyangkut dua aspek yaitu:
Yang menyangkut individu (personal hygiene)
Yang menyangkut lingkungan (environment)
Keputihan flour albus, lekore, leukorrhea adalah masalah penyakit wanita yang bisa ditemui kapan saja dan siapa saja. Cara mengatasi dab mencegah mutlak diketahui. berikut ini tips yang bisa dilakukan.
Tentunya sebelum pengobatan adalah ditegakkan dulu penyakit tersebut dan penyebabnya.Apakah jamur, bakteri, atau sebab yang lainnya. Dan segera konsultasikan ke dokter kandungan Anda. Jangan menundanya sampai parah,karena mengingat dampaknya, infeksi bisa naik ke saluran atas yang lebih berbahaya efeknya.
Patut juga diperhatikan kondisi umum tubuh, apakah ada faktor-faktor yang menyebabkan mudahnya terjadi infeksi. seperti adanya penyakit kencing manis atau diabetes yang tidak terkontrol kadar gulanya.
Pencegahan lebih baik dari pengobatan.Beberapa kiat yang bisa kita lakukan antara lain :
1.      Dalam penggunaan pakaian dalam harus diperhatikan, yaitu yang bersih, tidak ketat, dan mudah menyerap keringat.
  1. Seringlah berganti pembalut saat haid
  2. Hindari menggunakan pembersih vagina. Jika tak sedang menderita keputihan, bersihkan vagina dan sekitarnya cukup dengan air bersih saja, tidak usah yang mengandung sabun/ antiseptik .(Dikhawatirkan merusak kuman yang baik).
  3. Berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan memeriksa kuman apa yang menginfeksinya dan meresepkan antibiotika atau anti jamur yang sesuai. Jangan malu jika tak mau terjadi bencana.
  4. Yang utama dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan pribadi (personal hygiene), terutama organ reproduksi.
Penyebab Keputihan :
  • Sedang ada di masa subur (ovulasi)
  • Saat menerima rangsangan seksual
  • Stress
  • Kelelahan
  • Mengkonsumsi pil kontrasepsi atau antibiotik dalam waktu lama